Tuesday, 12 December 2017

Kisah Cinta Paling Romantis Soekarno dan Ratna Sari Dewi

TARUH KODE ADSENSE DI SINI
TARUH KODE ADSENSE DI SINI

Baca Juga


Bung Karno dan Ratna Sari Dewi
rilis
Bung Karno dan Ratna Sari Dewi

JAKARTA, NNC - Ada beberapa kalimat yang pernah terucap dari bibir Bung Karno sebagai ungkapan cinta yang puitis terhadap Hartini dan Ratna Sari Dewi.

“Tiada pernah aku melihat pengabdian seorang istri yang lebih besar dari apa yang telah Hartini berikan kepadaku. Karenanya bila aku mati, aku ingin dimakamkan berdampingan dengan Hartini.”

“Tiada pernah aku merasakan cinta yang begitu besar kecuali terhadap Dewi, karenanya bila aku mati maka kuburlah kami dalam satu lubang yang sama”

apa ini sebuah takdir, karena –tanpa mengesampingkan Ibu Fatmawati, namun, pada kenyataannya dua wanita inilah yang begitu dekat dengan Bung Karno di masa senja kekuasaannya.

Bung Karno pernah ditulis wartawan suratkabar Amerika, sebagai pria yang gemar melirikkan mata kepada wanita-wanita cantik. 

Atas tulisan tersebut, Bung Karno menyangkal keras. “Yang benar adalah, Bung Karno menatap setiap perempuan cantik dengan kedua bulatan matanya….” Ia mengagumi setiap bentuk keindahan. 

Ia menarik nafas dalam-dalam setiap menatap hamparan pemandangan negerinya yang molek. Ia mengagungkan asma Allah setiap melihat wanita cantik ciptaanNya.

Terhadap wanita-wanita yang mengisi hatinya, semua mendapat tempat yang begitu mulia di hati Sukarno. Inggit Garnasih sebagai perempuan gigih, penyayang, dan mendukungnya sejak era pergerakan hingga menjelang Indonesia merdeka. 

Fatmawati? Ia gadis 19 tahun yang ceria, saat dinikahi. Fatma pun ditaburi cinta Sukarno, karena dia adalah penopang semangat Sukarno di awal-awal Republik berdiri.

  • 1
  • 2
  • 3
Tag:
  • Singkap Sejarah
  • Bung Karno dan Ratna Sari Dewi


Source link
TARUH KODE ADSENSE DI SINI
Load disqus comments

0 comments