Baca Juga
SAMPANG, NNC - Membaca judul di atas, memang Anda pasti memiliki sejumlah perasaan bawah sadar alias impuls-impuls bawah sadar Anda yang mungkin bagaimana gitu. Tetapi, demikian adanya, dengan judul tulisan ini.
Tulisan ini akan berlanjut secara berseri yang disajikan dalam beberapa hari ke depan. Jika Anda ingin menemukan inti dan makna tulisan ini sesuai dengan judul di atas, maka sangat dianjurkan untuk membaca dan mengikutinya pada setiap tulisan yang terpaparkan di kanal ini.
Dengan demikian, Anda pasti bisa menangkap filosofi Seksualitas Orang Madura: Gelas Bergoyang dan Sendok pun Bergetar, yang dimaksud. Pasti seru, karena ia bisa menggetarkan impuls-impuls bawah sadar Anda!
Hanya satu hal yang perlu dicatat dan dimaklumi adalah penulisan ini sengaja dibiarkan penggunaan bahasa Madura sendiri dengan sejumlah kiasannya.
Tot toli tot tot kaceperra jen onjenan
Pak Ali sake’to’ot pellerra jen onjenan
(tot toli tot tot, buah kecipir bergoyang-goyang
Walaupun Pak Ali sakit lutut, ’burungnya’ menggeliat terus).
Bait di atas merupakan sebagian nyanyian oreng Madure (orang Madura) perempuan (bine’ ) untuk menyatakan ekspektasi atas seksualitas laki-laki.
Dalam bahasa Madura, konsep laki-laki (lake’ ) bermakna kuat, perkasa dan memberikan kepuasan syahwat bagi pasangan mereka, maka kalau sebaliknya disebut ta’ lalake’ (bukan laki-laki).
- 1
- 2
- 3
- Rukun Suku Nusantara
- Seksualitas Orang Madura
Source link
0 comments